Arab Saudi Jajaki Investasi Perikanan

Arab Saudi Jajaki Investasi Perikanan
Penulis : Brigita Maria Lukita | Rabu, 26 Mei 2010 | 05:56 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com -Saudi menjajaki kerjasama perikanan budidaya dengan Indonesia. Untuk tahap awal, negara timur tengah itu berencana menggenjot investasi sektor perikanan di Indonesia senilai 20 juta dollar AS.

Hal itu terungkap dalam pertemuan Menteri Kelautan dan Perikanan Fadel Muhammad dengan Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Abdurrahman Al Khayart, dan rombongan bank perkreditan dan simpanan Arab Saudi, di Jakarta, Selasa (25/5). “Ada delapan investor asal Arab Saudi yang sedang menjajaki investasi di bidang budidaya perikanan Indonesia, dan investasi diarahkan di wilayah Jawa Barat dan Kepulauan Seribu, Jakarta,” kata Fadel. Di sisi lain, sejumlah pembudidaya akan dikirimkan ke Indonesia untuk mengikuti pelatihan teknis budidaya.

Investasi Arab Saudi akan diarahkan untuk budidaya ikan di darat maupun di laut, ujar Fadel, sesuai menerima kunjungan Arab Saudi. Keseriusan Arab Saudi untuk menggenjot sektor perikanan budidaya juga tercermin dari rencana impor produk keramba jarring apung (KJA) yang terbuat dari bahan berkepadatan tinggi (high density polyethelene atau HDPE). Produk buatan Indonesia itu dinilai ramah lingkungan, tidak beracun, dan tahan paparan sinar matahari. Produsen KJA itu adalah Xseabitor Indonesia dan PT Batam Usaha Multikultur.

Saudi Credit Bank & Agriculture Development Bank telah menyatakan kesediaan untuk memberikan fasilitas pinjaman kepada pengusaha asal Timur Tengah itu untuk berinvestasi di sektor perikanan di Indonesia.

Belum Tergarap

Fadel mengakui, Indonesia selama ini belum optimal menggarap potensi ekspor perikanan ke Arab Saudi. Nilai impor perikanan oleh Arab Saudi rata-rata 1 miliar dollar AS per tahun, sejumlah 30 persen di antaranya dipasok oleh Thailand dan Vietnam. Sedangkan, kontribusi ekspor Indonesia ke Arab Saudi di bawah 0,5 persen.

Tahun 2009, ekspor produk perikanan ke Aran Saudi adalah 12.173 ton atau senilai 48,37 dollar AS. Komoditas perikanan itu meliputi tuna, mutiara, dan rumput laut. Selain itu, ikan beku seperti nila, kakap putih, kakap merah, dan fill et patin. Sedangkan, impor produk perikanan dari Arab Saudi sebesar 6 ton senilai 90.000 dollar AS. Komoditas yang diimpor berupa ikan segar.(LKT)

http://bisniskeuangan.kompas.com/read/2010/05/26/05562396/Arab.Saudi.Jajaki.Investasi.Perikanan

About these ads

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s